Info Lowongan Kerja

Informasi pekerjaan karir tips mencari kerja

Beasiswa SLTA SMA SMU SMK STM

Beasiswa Sekolah Menengah Atas Luar Negeri

Untuk program ini, sejak 2004 Sampoerna Foundation berkolaborasi dengan United World Colleges (UWC). UWC adalah pergerakan pendidikan global yang menyatukan pelajar dari segala penjuru dunia. Mereka datang dari berbagai macam negara dan memiliki latar belakang yang berbeda. Pendidikan UWC juga mengutamakan standar akademis yang tinggi, mementingkan pelayanan masyarakat dan melestarikan berbagai macam kegiatan outdoor dan acara kebudayaan.

Untuk tahun ajaran 2006, SF dan UWC memberikan 5 beasiswa ke luar negri: 2 di Kanada, 1 ke Amerika Serikat, 1 ke Itali dan 1 ke Singapura bagi siswa SMA kelas 2 di Nanggroe Aceh Darussalam dan Duri. Sekarang, proses seleksi untuk tahun ajaran 2006 sedang berlangsung dan pemenang beasiswa ini akan diumumkan pada bulan Juni 2006.

Sedangkan untuk tahun ajaran 2005, SF dan UWC menawarkan beasiswa untuk daerah Manado di Sulawesi Utara. Dari 56 kandidat yang mendaftar, hanya 5 orang siswa terbaik yang terpilih untuk mendapatkan beasiswa SF-UWC. Semuanya sekarang menyelesaikan studi mereka untuk periode 2 tahun dan akan memperoleh Diploma International Baccalaureate Diploma (IB Diploma).

UNITED WORLD COLLEGES

Bersekolah di United World Colleges (UWC) merupakan suatu pengalaman yang unik, sebab UWC adalah satu-satunya gerakan pendidikan global yang menyatukan siswa dari seluruh dunia dengan tujuan membentuk perdamaian dan keadilan serta menciptakan adanya saling pengertian antar negara.

United World Colleges dibentuk berdasarkan ide-ide yang dikemukakan pakar pendidikan Jerman, Kurt Hahn. Hahn menyadari banyak yang bisa dilakukan untuk mengatasi masalah konflik dan kekerasan jika para generasi muda dari berbagai negara, ras, dan agama dapat bersatu, sehingga dengan berbekalkan pemahaman budaya mereka masing-masing, mereka juga dapat belajar menghargai kebudayaan teman-temannya.

Kampus UWC pertama didirikan tahun 1962, dan sekarang telah terdapat sepuluh United World Colleges dengan ciri khasnya masing-masing, namun tetap memiliki misi dan nilai-nilai yang sama. Di setiap kampus, para siswa dari berbagai negara dan latar belakang berkumpul dan saling bekerja bersama. Pendidikan di UWC menawarkan standar akademis yang tinggi, penekanan terhadap pelayanan masyarakat, and berbagai jenis kegiatan kebudayaan dan aktivitas di luar kelas.
Lebih dari sekedar kurikulum formal…

• Program Akademis
Sembilan kampus United World Colleges menerapkan program diploma International Baccalaureate (IB), yang berupa gabungan dari berbagai spesialisasi bidang yang diutamakan oleh sistem pendidikan nasional di beberapa negara. Atlantic College memiliki andil yang penting dalam pengembangan sistem IB. Kini diploma IB telah dianggap sebagai salah satu kualifikasi yang diutamakan sebelum memasuki berbagai universitas di dunia.

Untuk tiga mata pelajaran tertentu, para siswa IB mempelajari dengan prioritas lebih dan dapat memilih tiga mata pelajaran standar. Selain itu, juga terdapat tiga elemen penting dalam pelajaran yaitu Teori Pendidikan – yang dapat memacu cara berpikir yang kritis dan kemampuan menganalisa; Esei Panjang – yang membantu mengembangkan keahlian riset, serta Kreativitas, Tindakan, Pelayanan (Creativity, Action, Service = CAS) – yang bertujuan mendidik siswa menjadi manusia seutuhnya.

UWC Simon Bolivar menawarkan diploma 3 tahun dalam Administrasi Peternakan, yang menggabungkan teori dan praktek dengan menjalankan kegiatan pengembangan di daerah-daerah pedesaan.

• Pelayanan Masyarakat
Pelayanan Masyarakat, yang merupakan inti dari pengalaman belajar di UWC, ditujukan untuk membantu para siswa belajar mengenai diri mereka sendiri dan membantu mereka dalam mengembangkan rasa tanggung jawab terhadap orang lain dan dunia di sekitar mereka. Bentuk pelayanan itu disesuaikan dengan kebutuhan lokal, dan sangat beragam jenisnya, mulai dari pelayanan pelestarian laut dan alam bebas hingga proyek-proyek kesehatan dan pemberantasan tuna aksara.

• Pengalaman dan Kegiatan Bersama
Para siswa UWC banyak mendapatkan pengetahuan antar negara lewat pengalaman hidup dan bekerjasama dengan siswa-siswa dari budaya lain, selain itu, kegiatan alam bebas dan kebudayaan juga dapat mambantu siswa untuk menghargai identitas budaya masing-masing.

Program hubungan internasional dan penyelesaian konflik juga merupakan bagian dari kurikulum sehingga para siswa berkesempatan mengenal dan mempelajari bahasa dan kebudayaan lokal. Kegiatan kebudayaan seperti, kesenian, kerajinan, musik dan drama selalu menjadi bagian penting dari pengalaman kehidupan di UWC.

Lulusan UWC

• Setelah lulus, bagaimana kelanjutannya?

Lebih dari 90 persen siswa UWC melanjutkan dan menamatkan hingga jenjang sarjana, terutama dari universitas-universitas terbaik di dunia. Lebih dari 50 persen meneruskan ke jenjang pasca-sarjana. Beberapa universitas juga memiliki program beasiswa yang dikhususkan untuk lulusan UWC.

Sejauh ini, kurang lebih UWC telah melahirkan 30,000 lulusan yang kemudian bergerak di berbagai bidang seperti kedokteran, bisnis, politik, pendidikan, hubungan internasional, lembaga swadaya masyarkat, kesenian, hingga media dengan tekad kuat untuk menciptakan perubahan. Lulusan UWC juga memiliki niat yang sama untuk mengembangkan negara asal mereka, baik dengan meneruskan pendidikan di negara asal maupun setelah mereka memperoleh ilmu dan ketrampilan yang diperlukan untuk memberikan sumbangan kongkrit.

• Beasiswa

Siswa dipilih untuk belajar di UWC berdasarkan prestasi mereka tanpa memperdulikan latar belakang mereka. Untuk mewujudkan hal ini, para alumni, pendukung UWC, yayasan-yayasan, sektor bisnis, organisasi non-pemerintah, serta pemerintah membantu mengumpulkan dana beasiswa yang dibutuhkan.

• Kapan bisa mendaftar?

Setelah selesai menjalankan sepuluh atau sebelas tahun pendidikan formal dan berusia antara 15 hingga 17 tahun, para calon siswa berkesempatan mendaftar ke UWC. Selain itu, khusus untuk pendaftaran UWC Simon Bolivar, para siswa harus menyelesaikan pendidikan SMU dan berumur antara 18 hingga 19.

Tahun ajaran UWC dimulai pada bulan September, kecuali UWC Waterford KaMhlaba, yang dimulai pada bulan Januari. Untuk informasi mengenai pendaftaran, dapat menghubungi Komite Nasional pada bulan Oktober atau November untuk tahun ajaran berikutnya di bulan September. Untuk UWC Waterford KaMhlaba, pengumpulan informasi sebaiknya dilakukan pada bulan Januari setahun sebelumnya.

• Cara pendaftaran

Siswa dapat mendaftarkan diri lewat Komite Nasional atau Perwakilan Seleksi di negara asal mereka dan kedua komite tersebut akan menginformasikan kampus UWC mana yang dapat menampung mereka, sekaligus memberitahukan beasiswa-beasiswa yang tersedia.

Proses seleksi termasuk pengisian formulir pendaftaran dan wawancara berikut berbagai macam ujian, latihan kerjasama, darmawisata atau kegiatan berkemah. Komite terus mencari calon siswa yang berpikiran terbuka dan dapat hidup di tengah lingkungan multikultural.

Calon siswa juga harus berpotensi akademis, mempunyai komitmen terhadap pelayanan masyarakat dan mempunyai keinginan besar untuk mendalami dunia musik, drama, atau olahraga, serta antusias atas prinsip-prinsip dasar UWC.

Bahasa pengantar di UWC adalah Bahasa Inggris, kecuali di UWC Simon Bolivar dimana bahasa Spanyol digunakan sebagai bahsa pengantar. Namun kemampuan berbahasa dalam bahasa pengantar tidaklah terlalu penting, sebab UWC akan menyediakan bantuan kepada siswa yang tidak memiliki kemampuan berbahasa bahasa pengantar.

Melalui pendidikan, pengalaman dan pelayanan masyarakat dalam skala internasional, UWC memberdayakan para generasi muda untuk menjadi warga dunia yang bertanggung jawab, kritis atas politik dan lingkungan hidup, serta berkomitmen terhadap prinsip kedamaian dan keadilan, penuh pengertian dan saling kerjasama, serta menerapkan prinsip-prinsip tersebut dalam kehidupan dan tindak tanduk mereka sehari-hari.

Agustus 23, 2008 - Posted by | Beasiswa, pendidikan

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: